Pengakuan mengejutkan dari Mohamed Salah tentang cuaca panas setelah pertandingan melawan Belgia
BOLAGSIA INTERNASIONAL - Mohamed Salah, kapten tim nasional Mesir, berbicara mengenai kondisi cuaca yang sulit yang menyertai pertandingan timnya melawan Belgia pada laga pembuka Grup 7 Piala Dunia 2026.
Pertandingan berakhir imbang 1-1, hasil yang memberikan timnas Mesir satu poin penting di awal perjalanan mereka di Piala Dunia.
Salah mengatakan saat berbincang dengan mantan bintang Jerman Bastian Schweinsteiger di lorong pemain setelah pertandingan
"Cuaca di dalam lapangan sangat panas, mirip dengan stadion yang menjadi tuan rumah pertandingan Super Bowl, dan saya merasa lelah," Ujar Salah.
"Kami harus berhenti untuk minum air di setiap babak, jika tidak, kami akan sangat menderita karena suhu yang tinggi," Sambungnya.
Timnas Mesir mencatatkan hasil imbang ketiganya dalam sejarah Piala Dunia, setelah sebelumnya dua kali imbang pada edisi 1990 melawan Belanda dan Irlandia.
Timnas Mesir sempat unggul lebih dulu lewat gol Imam Ashour pada menit ke-20, sebelum timnas Belgia menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri yang dicetak oleh Mohamed Hani ke gawangnya sendiri pada menit ke-67.
Di sisi penghargaan individu, Imam Ashour dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan berkat penampilan gemilangnya saat menghadapi Belgia.
Timnas Mesir dijadwalkan akan menjalani pertandingan berikutnya melawan Selandia Baru pada pukul 04.00 dini hari Senin, dalam rangkaian pertandingan putaran kedua fase grup.
Tag Terkait
Mohamed Salah timnas Mesir
Piala dunia 2026 Amerika Serikat
Komentar