Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Kapten Persib Marc Klok Kirim Ancaman Serius untuk Bangkok United jelang laga di ACL TWO 2025/2026

Gambar
BOLAGSIA - Gelandang andalan Persib Bandung, Marc Klok, memastikan dirinya siap tampil saat timnya menghadapi Bangkok United dalam laga krusial matchday kedua Grup G AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/26. Duel digelar di Stadion Pathum Thani, Rabu, 1 Oktober 2025 pukul 19.15 WIB. Setelah pulih dari cedera, Klok menegaskan komitmennya untuk memberikan penampilan terbaik demi membantu PERSIB meraih hasil positif di kandang lawan. "Ketika tim bermain tandang di ACL Two, kita bermain di level yang tinggi. Semua tim ingin lolos dari fase grup ini dan melangkah lebih jauh lagi di ajang bergengsi ini," ujar Klok dalam konferensi pers jelang laga, Selasa (30/9/2025). Menurut pemain bernomor punggung 23 ini, meraih poin di laga tandang sangat penting untuk menjaga peluang Persib melaju ke babak selanjutnya di kompetisi Asia ini. Namun, dia juga menyadari bahwa laga kontra Bangkok United bukan hal yang mudah. Klok menekankan bahwa Bangkok United bukan lawan...

Johor Darul takzim Kecewa dengan Federasi Sepak Bola Malaysia FAM

Gambar
BOLAGSIA - Johor Darul Ta’zim (JDT) menyampaikan kekecewaannya terkait kesalahan teknis dalam proses pengiriman dokumen pemain keturunan yang dilakukan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Hal tersebut disampaikan oleh CEO JDT, Luis Garcia, melalui pernyataan resmi klub. Menurutnya, kekeliruan itu berdampak besar karena membuat tiga pemain JDT yang juga membela Timnas Malaysia dijatuhi hukuman larangan bermain oleh FIFA. Adapun tiga pemain JDT yang terkena sanksi adalah Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Mereka termasuk dalam tujuh pemain warisan Malaysia yang diganjar hukuman FIFA, bersama Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, dan Imanol Machuca. FIFA menjatuhkan sanksi larangan bermain selama 12 bulan dan denda sebesar CHF2.000 (sekitar Rp36 juta) karena dianggap melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) terkait pemalsuan dokumen. Liga Sepak Bola Malaysia (MFL) juga telah mengonfirmasi keputusan tersebut. Tiga pemain JDT tersebut dipastikan tida...

Tak Seperti para Pemain Indonesia, Bintang Malaysia Justru Makin Berkibar di Liga Jepang

Gambar
BOLAGSIA - Bagi para pemain berdarah Indonesia, kompetisi Liga Jepang seolah menjadi momok yang mengerikan ketika mereka memutuskan untuk berkarier di sana. Alih-alih J1-League yang merupakan kasta tertinggi dalam ekosistem kompetisi di Negeri Matahari Terbit, para pemain Indonesia yang bertarung di J2-League pun menemui kesulitan yang amat sangat. Para pemain berlabel Timnas Indonesia seperti Stefano Lilipaly, Irfan Bachdim, Pratama Arhan, Justin Hubner hingga yang terbaru, Sandy Walsh tak mampu memijarkan sinar kebintangannya saat bermain di liga Negeri Asia Timur tersebut. Ironisnya, di tengah sulitnya para pemain asal Indonesia untuk menaklukkan Liga Jepang, pemain asal Malaysia justru kian hari kian berkibar di sana. Adalah Dion Cools, kapten Timnas Malaysia yang juga jebolan kompetisi sepak bola benua Eropa, belakangan ini kian menunjukkan performa yang apik bersama Cerezo Osaka yang notabene klub kasta tertinggi di Liga Jepang. Tak seperti para pemain asa...

Afrika Selatan Disanksi FIFA Gegara Turunkan Pemain Ilegal, Sanksinya Lebih Berat Dari Malaysia

Gambar
BOLAGSIA - FIFA mengumumkan Timnas Afrika Selatan kalah 0-3, karena menggunakan pemain tidak memenuhi syarat di kualifikasi Piala Dunia 2026. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), melakukan pelanggaran lebih serius dan hanya menjatuhkan sanksi denda. Komite Disiplin FIFA telah menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA). Karena menurunkan pemain tidak memenuhi syarat, Teboho Mokoena, di laga melawan Lesotho Maret 2025. Dimana laga ini dimenangkan Afrika Selatan dengan skor 2-0, kini dinyatakan kalah 3-0.  SAFA didenda 10.000 Franc Swiss (sekitar Rp209 juta) dan memiliki waktu 10 hari untuk mengajukan banding. Sementara itu, di saat yang sama, insiden serupa namun lebih serius terjadi ketika Timnas Malaysia menggunakan hingga 7 pemain naturalisasi berdokumen palsu. Bermain 2 pertandingan kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Nepal (menang 2-0 bulan Maret) dan Timnas Vietnam (menang 4-0 bulan Juni). Namun sejauh ini, FAM baru...

PSSI Pastikan Gerald Venenburg Tetap Pelatih timnas U-23 sementara indra Sjafri hanya untuk pelatih sea games saja

Gambar
BOLAGSIA - Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali menuturkan, nasib Vanenburg baik-baik saja lantaran Indra ditunjuk hanya untuk SEA Games 2025.  Legenda sepakbola Belanda itu masih berstatus sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23 karena terikat kontrak dengan PSSI.  “SEA Games ini sangat berbeda nuansa dan atmosfernya. Dan publik sangat berharap betul tentang kembalinya medali emas lagi,” ujar Amali.  “Itulah salah satu pertimbangan dari PSSI. Ya sudah kami kembali lagi ke si penghasil emas kami panggil, coach Indra Sjafri,” pungkasnya. “Coach Gerald dikontrak oleh PSSI sebagai pelatih Timnas U-23, jadi itu tetap,” ungkap Amali dalam konferensi pers, dikutip Selasa (30/9/2025).  “Nasibnya tetap sampai dengan berakhirnya kontrak,” tukas mantan Menpora RI itu.  

Hamdan Hamedan Ungkap Gimana Cara Cek Keabsahan Dokumen Pemain Keturunan

Gambar
Hamdan Hamedan selaku eks Utusan Khusus PSSI (2022-2023) menjelaskan prosedur pengecekan keabsahan dokumen pemain keturunan Indonesia. Lantas, bagaimana prosedurnya.  "Secara umum, proses verifikasi pemain keturunan dilakukan tim legal dengan menelusuri rantai genealogis dari pemain, orang tua, hingga kakek-nenek secara berlapis. Dokumen yang diperiksa meliputi akta kelahiran, paspor, serta catatan sipil atau perkawinan yang dilegalisasi instansi resmi," kata Hamdan. "Dokumen utama antara lain akta kelahiran, paspor, catatan sipil atau akta perkawinan, serta arsip kolonial. Kadang ada juga bukti tambahan, antara lain dokumen keagamaan seperti surat baptis yang mencatat tanggal lahir dan nama orang tua sebagai bukti genealogis sekunder untuk memperkuat konsistensi data lintas generasi," jelas Hamdan. "Keabsahan dijamin antara lain melalui legalisasi, pencocokan silang, dan konfirmasi ke instansi penerbit sesuai ketentuan perundang-undanga...

Arab Saudi Umumkan 27 Pemain untuk Hancurkan Timnas Indonesia: Ada Striker Pembunuh Argentina

Gambar
BOLAGSIA - Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) resmi mengumumkan skuad berisi 27 pemain terbaik mereka untuk menghadapi Timnas Indonesia dan Irak dalam babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang akan berlangsung pada 8 hingga 14 Oktober 2025. Pertandingan ini menjadi penentu penting di Grup B, di mana Arab Saudi akan menjadi tuan rumah dan tampil di hadapan pendukung sendiri di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah. Pelatih Arab Saudi, Herve Renard, tak main-main dalam menyusun tim. Pelatih asal Prancis itu memboyong semua pemain inti, termasuk nama-nama besar yang sempat absen karena cedera. Selain itu, gelandang andalan Musab Al-Juyawr, bek tangguh Saad Almousa, hingga striker tajam Firas Al-Buraikan juga dipastikan akan memperkuat Green Falcons—julukan Timnas Arab Saudi. Arab Saudi akan memulai perjuangan mereka melawan Timnas Indonesia pada 8 Oktober 2025, sebelum menghadapi Irak pada 14 Oktober 2025 di tempat yang sama. Menjadi tuan rumah memberikan keuntun...

Tiga Pemain JDT Dilarang MFL Tampil di Liga Malaysia Usai Sanksi FIFA

Gambar
BOLAGSIA - Liga Sepak Bola Malaysia (MFL) resmi mengumumkan bahwa tiga pemain Johor Darul Ta’zim (JDT) tidak diperbolehkan tampil di seluruh kompetisi Liga Malaysia (Liga M) selama masa skorsing yang dijatuhkan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Ketiga pemain asing JDT yang terkena imbas adalah Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Mereka termasuk dalam daftar tujuh pemain warisan Malaysia yang mendapat hukuman larangan bermain selama 12 bulan dari FIFA. Empat nama lain yang turut dijatuhi sanksi adalah Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, dan Imanol Machuca. Selain skorsing, ketujuh pemain itu juga dijatuhi denda sebesar CHF 2.000 atau sekitar Rp35 juta karena dianggap melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA terkait dugaan pemalsuan dokumen. “MFL hari ini mengonfirmasi telah menerima pemberitahuan resmi dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait keputusan skorsing tujuh pemain warisan selama 12 bulan oleh FIFA. Berdasarkan keputusan terseb...

Resmi: Indra Sjafri Pelatih Timnas Indonesia di SEA Games 2025

Gambar
BOLAGSIA - Indra Sjafri resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di ajang SEA Games 2025 di Thailand, yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 20 Desember 2025. Keputusan ini diumumkan oleh PSSI sebagai bentuk kepercayaan terhadap pelatih asal Sumatera Barat tersebut, yang dinilai sebagai pelatih lokal tersukses dalam sejarah timnas kelompok usia. Kepastian tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum PSSI Zainuddin Amali dalam konferensi pers di Menara Mandiri, Jakarta, pada Senin (29/9). Konferensi pers ini dihadiri juga oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi dan Indra Sjafri. "PSSI mempersiapkan sebaik-baiknya dan koordinasi dengan pemerintah, dan tahapan sekarang ini kami sudah memiliki nama-nama, masih long list. Berkaitan dengan teknisnya, makanya persiapan kami dari PSSI tentu berbeda dari single event," kata Zainuddin Amali. "Kami sudah siap menjadi bagian dari kontingen Indonesia yang akan berlaga di SEA Games 2025. Akhirnya diputuskan ...

Murka pada Wasit: Luapan Emosi Mauricio Souza Usai Persija Kalah

Gambar
BOLAGSIA - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, meluapkan kekecewaannya usai timnya dikalahkan Borneo FC 1-3 di lanjutan BRI Super League. Ia secara terbuka mengkritik keras kepemimpinan wasit Nendi Rohaendi dalam laga tersebut. Pelatih asal Brasil itu merasa berbagai keputusan wasit sangat merugikan timnya. Ia bahkan tak segan menyebut kinerja sang pengadil lapangan pada laga itu memalukan. "Namun sekali lagi, kita melihat wasit sangat jauh di bawah standar permainan. Sekali lagi, kita melihat tim kita diganjar kartu di babak pertama," kata Souza. "Dia memberikan kartu kuning pada bek kiri saya, bek tengah saya, dalam momen-momen yang sama sekali tidak ada alasan untuk memberi kartu kuning," lanjutnya dengan nada kecewa. "Menurut saya, wasit memalukan. Alasan saya mendapat kartu kuning, apa yang dia katakan kepada saya, adalah bahwa saya bertanggung jawab atas bangku saya," tuturnya. "Dan siapa yang bertanggung jawab atas bangku lain?...

Media Belanda Sebut Bintang Timnas Indonesia Mees Hilgers Cocok Bela Ajax Amsterdam, Ini Alasannya!

Gambar
Bintang Timnas Indonesia, Mees Hilgers, disebut cocok bela Ajax Amsterdam. Alasannya pun terungkap. Pandangan itu disampaikan media Belanda, Football Transfers. Dia menyebut Mees Hilgers cocok bermain untuk Ajax Amsterdam berdasarkan data yang diambil dari riset SciSports. 1. Situasi Ajax Amsterdam Memburuk Situasi Ajax Amsterdam sedang memburuk karena salah satu beknya, Youri Baas mengalami cedera. Absennya Baas membuat pelatih Ajax Amsterdam, John Heitinga pening. Pasalnya kini, Ajax hanya bisa mengandalkan Ko Itakura dan Josip Sutalo. Kedua pemain itu dinilai belum bisa menggantikan peran vital yang ditinggalkan Baas. Sementara bek tengah lainnya, Aaron Bouwman, tampaknya masih belum mendapat kesempatan untuk tampil. Oleh karena itu, De Godenzonen -julukan Ajax Amsterdam- harus memburu bek tengah di bursa transfer musim dingin. 2. Mees Hilgers Cocok Gabung Football Transfers menyebut, Mees Hilgers menjadi opsi yang cocok bagi Ajax Amsterdam. Berdasarkan data SciSports, M...

Kemunculan dua tim dengan nama serupa, yakni Persikabo 1973 dan Persikabo Bogor kini guncang Bumi beriman

Gambar
BOLAGSIA - Kabupaten Bogor, jantungnya "Bumi Tegar Beriman," kini tengah dihadapkan pada sebuah fenomena unik yang mengguncang dunia sepak bolanya. Kemunculan dua tim dengan nama serupa, yakni Persikabo 1973 dan Persikabo Bogor, yang juga akrab disapa Persikabo Putih. Situasi ini tentu saja memicu beragam pertanyaan dan harapan dari para penggemar sepak bola di kota-kota besar Indonesia, khususnya di wilayah Bogor Raya. Bagaimana nasib sepak bola Kabupaten Bogor ke depan dengan adanya "dualisme" ini? Kehadiran dua entitas bernama Persikabo ini menjadi sorotan utama. Pasalnya, kedua tim tersebut akan berkompetisi di liga yang berbeda. Persikabo 1973 akan bertanding di liga 3 Nusantara, sedangkan Persikabo Bogor bertanding di liga 4 Indonesia. Kondisi ini menciptakan kebingungan sekaligus harapan baru bagi masyarakat Bogor yang merindukan kejayaan tim kebanggaan mereka di kancah nasional. Legenda Persikabo, Sairan, membeberkan kronologi di balik kemunculan...

Berkekuatan 21 Pemain, Persib Tiba di Bangkok untuk Hadapi Bangkok United di ACL Two

Gambar
BOLAGSIA - Usai melakoni laga pekan ketujuh Super League 2025/26 melawan Persita Tangerang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (27/9/2025), Persib Bandung tidak langsung kembali ke Bandung.  Tim asuhan Bojan Hodak memutuskan terbang ke Bangkok, Thailand, pada Minggu (28/9/2025) siang, untuk melanjutkan kiprah mereka di ajang AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/26. Melalui unggahan resmi di akun Instagram klub, Persib memastikan rombongan sudah mendarat di Negeri Gajah Putih. “Persib telah mendarat di Thailand. Langkah selanjutnya fokus penuh untuk laga kedua ACLTwo menghadapi Bangkok United,” tulis keterangan resmi klub. Persib dijadwalkan menghadapi Bangkok United pada pertandingan kedua Grup G di Stadion BG Thanyaburi, Pathum Thani, Rabu (1/10/2025) pukul 19.15 WIB.  Ini akan menjadi laga tandang perdana Maung Bandung setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Lion City Sailors (Singapura), runner-up ACL Two 2024/25, di Stadion Gelora Bandung L...

Sekjen AFC Windsor John, Sebut Timnas Malaysia Tidak Dihukum FIFA

Gambar
BOLAGSIA - Sekjen Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Windsor John, menyebut timnas Malaysia tidak mendapat hukuman lebih jauh dari FIFA dan masih berpeluang lolos dari Kualifikasi Piala Asia 2027. Semula ada kabar timnas Malaysia akan mendapat hukuman setelah FIFA menjatuhkan sanksi untuk Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi Harimau Malaya. Hal itu berdasarkan Pasal 55 Kode Disiplin FIFA. Dalam pasal tersebut disebutkan sebuah tim akan dihukum jika menurunkan pemain yang tidak sah. "Jika seorang pemain berpartisipasi dalam pertandingan resmi meskipun tidak memenuhi syarat, timnya akan dikenakan sanksi kekalahan dalam pertandingan tersebut [lihat pasal 31] dan denda minimal CHF 6.000," bunyi Pasal 55 Kode Disiplin FIFA. Selain itu menurut Pasal 31 dijelaskan: "Tim yang didiskualifikasi akan dianggap kalah dalam pertandingan dengan skor 0-3." Namun, Windsor John memastikan timnas Malaysia tidak akan mendapat hukuman. Pria asal M...

Ada 5 Poin Kerugian yang Dialami Malaysia Setelah Kena Sanksi FIFA

Gambar
BOLAGSIA - Sanksi FIFA terhadap tujuh pemain Malaysia akibat pemalsuan dokumen mengguncang dunia sepak bola Asia. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dijatuhi denda besar dan kini menghadapi konsekuensi serius di level kompetisi. Kasus ini bukan sekadar pelanggaran administratif. Dampaknya menjalar ke segala lini: finansial federasi, kekuatan tim nasional, hingga posisi Malaysia di jalur kualifikasi Piala Asia 2027. Situasi ini menjadi alarm keras bagi tata kelola sepak bola nasional, menegaskan bahwa kesalahan dalam proses naturalisasi dapat menimbulkan efek domino yang fatal. Berikut adalah rangkaian kerugian yang kini dialami Malaysia, lengkap dengan potensi dampak jangka panjangnya. 1. Denda Finansial Besar dan Tekanan Anggaran FAM dijatuhi denda sebesar 350.000 franc Swiss oleh FIFA atas pelanggaran penggunaan dokumen tidak sah dalam proses naturalisasi pemain. Selain itu, tujuh pemain yang terlibat dikenai denda individu 2.000 franc Swiss. Total beban finansial ini men...

Suporter PSPS Dikecam Setelah Intimidasi ke Ilham Romadhona dan Kurniawan Dwi Yulianto Pasca Laga Mendebarkan

Gambar
BOLAGSIA - Setelah pertandingan sengit PSPS Pekanbaru menghadapi PSMS Medan yang berakhir imbang 3-3 di Stadion Kaharuddin Nasution, Sabtu 20 September 2025, suasana memanas.  Sekelompok suporter PSPS menyerukan agar Ilham Romadhona (pelatih) dan Kurniawan Dwi Yulianto (Direktur Teknik) mundur dari jabatan mereka.  Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) mengecam keras tindakan tersebut. Plt Ketua APSSI, Zuchli Imran Putra, menyebut intimidasi itu sebagai langkah yang melewati batas kewajaran dan mencederai martabat profesi pelatih.  Zuchli menjelaskan bahwa apa yang terjadi adalah bentuk “pengadilan lapangan” suporter mengambil alih fungsi yang bukan menjadi tempatnya.  “APSSI menyayangkan seraya mengutuk aksi berlebihan yang dilakukan sekelompok pendukung PSPS kepada coach Ilham dan coach Kurniawan,” ujarnya dalam rilis resmi organisasi hari Senin, 22 September 2025.  Selain itu, Zuchli juga memperingatkan bahwa intimidasi berupa maki...

NASIB MARCILIO FERDINAND DARI SULIT TERGANTIKAN HINGGA TERSISIH UNTUK RONDE 4

Gambar
BOLAGSIA - Marselino Ferdinan jadi salah satu pemain yang tak dipanggil ke Timnas Indonesia untuk laga Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia.  Padahal sebelumnya, pemain 21 tahun itu kerap dipanggil dari sejak era pelatih Shin Tae-yong hingga kini Patrick Kluivert. Selama ini, Marselino kerap dipanggil untuk laga-laga FIFA Matchday & Kualifikasi Piala Dunia. Hanya pada kasus tertentu ia absen, semisal ketika lawan Burundi pada Maret 2023 karena untuk persiapan Timnas U-20. Juga cedera saat lawan Irak & Filipina pada November 2023. Semenjak pindah ke Oxford United, Marselino kesulitan mendapat menit main. la juga beberapa kali berkutat dengan cedera. Saat FIFA Matchday September 2025, ia pun tampil kurang impresif. Bahkan Saat ini, Marcelino Ferdinand bersama klub Barunya AS Trenčín belum juga di mainkan, dan itu Menjadi Alasan Utama Pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert tak lagi memanggil namanya ke Skuad Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia Ronde Ke-4.

DIKY SOEMARNO JAKMANIA SUDAH SIAPKAN KOREO UNTUK JUARA PERSIJA

Gambar
BOLAGSIA - Ketua Umum Jakmania Diky Soemarno Mengungkapkan, perihal koreo yang Telah di siapkan Oleh Jak mania. Koreo Tersebut di siapkan Oleh Jakmania Untuk laga big match, ataw ulang tahun Jakmania dan juga ulang tahun Persija, Slain itu koreo tersebut di persiapkan untuk perayaan Persija juara musim ini. "Misalkan ulang tahun Persija, ulang tahun Jekmania, atau kita lawan Big Match, atau insya Allah kita mau juara, kita pasti akan bikin koreo," Ujar Diky Soemarno. "Dan itu memang sudah dikonsepkan, dan ya Alhamdulillah sih memang sejauh ini berjalan dengan lancar, dan teman-teman pun menjalankan itu dan melaksanakan pembuatan koreo itu," Ungkap Diky.