Suporter Persis Nyalakan Flare di Stadion, Panpel Berharap Tak Disanksi Lagi
BOLAGSIA SOLO - Flare menyala begitu laga antara Persis Solo kontra Dewa United di Stadion Manahan berakhir. Panitia pelaksana (panpel) berharap mereka tidak disanksi lagi oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Diketahui, Stadion Manahan memerah oleh flare usai Laskar Sambernyawa, julukan Persis, melakoni laga kandang terakhir mereka musim ini.
Setelah ini, skuad Milomir Seslija itu bakal melawat ke kandang Persita Tangerang dalam laga terakhir. Ketua Panpel Persis Solo, Ginda Ferachtriawan, berharap insiden itu tidak berbuah sanksi lagi dari Komdis PSSI.
"Mudah-mudahan ini tidak berimbas pada sanksi ke kita. Kita tidak berharap kena sanksi, karena ini pertandingan kandang terakhir musim ini. Mungkin teman-teman suporter ingin merayakan akhir pertandingan di kandang," kata Ginda saat dihubungi awak media, Sabtu (16/5/2026).
"Tadi sudah banyak flare yang kita amankan, tapi memang masih ada yang lolos. Tadi kita memastikan tidak insiden yang berarti," ucapnya.
"Di medis ada dua perempuan yang mendapatkan perawatan ringan. Cuma kaget dan asap, mungkin punya riwayat asma. Ini yang kita khawatirkan, jangan sampai kenyamanan suporter lain terganggu, walaupun niatnya sama-sama mau merayakan. Belum ada laporan yang terluka sampai saat ini," jelasnya.
"Suporter juga ada beberapa yang diamankan sebenarnya, ada 20-an. Iya, info terakhir masih di Polresta," pungkasnya.
Komentar