Ferry Paulus memastikan bahwa The Jakmania tetap boleh mendukung Persija Jakarta di Samarinda nanti. Namun sesuai aturan, pendukung Persib Bandung tidak boleh hadir di laga ini.

‎BOLAGSIA JAKARTA - Ada kabar kurang baik datang bagi Persija Jakarta. Macan Kemayoran dipastikan tidak bisa menggelar laga melawan Persib Bandung di Jakarta.
‎Pada pekan ini, BRI Super League akan memasuki pekan ke-32. Di pekan ini, ada satu pertandingan yang ditunggu-tunggu oleh publik, yaitu laga Persija Jakarta vs Persib Bandung.
‎Kabar Persija tidak bisa menggelar pertandingan di Jakarta ini disampaikan langsung oleh Ferry Paulus. CEO I League itu mengonfirmasi bahwa laga panas ini tidak bisa digelar di Jakarta.
‎"Kita baru saja diterima oleh Baintelkam untuk memberikan solusi terkait penyelenggaraan pertandingan antara Persija melawan Persib yang sedianya digelar tanggal 10 di Gelora Bung Karno," ujar Ferry Paulus saat ditemui awak media baru-baru ini.
‎"Liga memiliki keinginan agar pertandingan bisa digelar di daerah masing-masing. Tetapi seperti yang teman-teman ketahui, bahwa bulan Mei adalah bulan yang banyak sekali agenda-agenda yang tentunya dikhawatirkan menimbulkan hal-hal yang di luar dari kewenangan atau keinginan dari aspek sepak bola," Sambung Ferry Paulus.
‎"Oleh karena itu Liga punya tanggung jawab untuk laga ini tetap digelar, mengingat setelah laga ini, ada banyak agenda-agenda yang lebih besar daripada kompetisi liga sendiri. Sehingga pertandingan yang sarat rivalitas ini harus tetap digelar dan tidak bisa dipindah waktunya," sambung Ferry.
‎"Oleh karena itu di Jakarta ini kota metropolitan, beberapa tempat kita carikan solusi karena itu kewenangan Liga, di jawa di stadion-stadion lain. Tetapi sitausinya belum terlalu baik untuk digelar. Sehingga Liga memutuskan untuk menggelar laga ini di Kalimantan Timur, di Samarinda. Waktunya sama tanggal 10 jamnya tetap yaitu Pkl 15.30," Ungkapnya.
‎"Untuk suporter, tetap mengikuti aturan yang berlaku. Suporter tim tamu tetap tidak diperbolehkan hadir," sambung Ferry.
‎"Seperti pada pertandingan-pertandingan sebelumnya, larangan bagi suporter tamu tetap diberlakukan," ia menandaskan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asal Usul Umuh Muchtar Kekayaan: Dari Kredit Celana ke Sultan Tanah Bandung

Legenda Liverpool Muak Premier League Isinya Cuma Taktik Pratama Arhan

Sosok Soufian Asafiati, Agen Patrick Kluivert Kelahiran Maroko Pengusaha Bidang Olahraga