Ogah Terus Bersedih, Kapten Persebaya Minta Semua Pihak Saling Menguatkan Untuk Bangkit
BOLAGSIA SURABAYA - Bruno Moreira, kapten Persebaya mengakui tim sedang dalam situasi sulit setelah hanya bermain imbang 1-1 dari Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (22/11/2025) malam.
Hasil yang memperpanjang trend buruk Persebaya, enam pertandingan hanya meraih satu kemenangan, empat imbang, satu laga lainnya menelan kekalahan.
Situasi yang membuat Persebaya memutuskan berpisah dengan Eduardo Perez, dari kursi pelatih kepala.
"Sebagai pemain, pelatih, staf, dan semua orang, kami sangat kecewa dengan hasil (imbang dari Arema) ini, karena kami tahu ini adalah pertandingan terpenting musim ini bagi kami," kata Bruno Moreira.
Laga menghadapi Arema FC memang mendapat atensi khusus Bonek. Itu tidak lepas dari rivalitas kedua suporter.
Pemain asal Brasil itu mengakui, berpisah dengan pelatih di tengah kompetisi, bukan situasi yang mudah.
Namun, ia berharap semua pihak di Persebaya terus bergandengan tangan agar tim bisa segera bangkit.
Apalagi perjalanan kompetisi Super League 2025/2026 masih panjang. Dimana Persebaya baru melakoni 11 pertandingan. Menyisakan 23 laga lagi.
Lawan Bhayangkara FC
Terdekat, Persebaya akan menyambangi kandang Bhayangkara FC 28 November 2025 mendatang.
"Yang bisa kami lakukan sekarang adalah terus maju, terus bekerja keras, dan berusaha meraih tiga poin di pertandingan berikutnya," tegas pemain berusia 26 tahun itu.
Pemain asal Brasil itu masih cukup yakin, bisa membawa Persebaya ke peringkat lebih baik dari saat ini yang ada di posisi ke-8 dengan poin 16.
"Kami akan terus bekerja keras. Tetap percaya pada diri kami sendiri di sini. Dan berusaha meraih hasil terbaik untuk masa depan," pungkas Bruno Moreira.
Source : Tribun Madura
Komentar
Posting Komentar