Alasan Johnny Jansen Bali United Dilibas Persib di Super League Karna Kartu merah
BOLAGSIA GIANYAR - Berikut ini alasan terbaru Johnny Jansen seusai Bali United dilibas oleh Persib Bandung di Super League 2025/2026.
Johnny Jansen beralasan, kartu merah yang diperoleh pemain Bali United yakni Mirza Mustafic pada menit 66, pengaruhi permainan timnya.
Mirza Mustafic dapat kartu merah setelah 4 menit berada di dalam lapangan.
Gelandang Bali United itu dianggap melakukan upaya mencederai lawan, hingga diberi kartu merah oleh wasit.
Saat Bali United bermain dengan 10 pemain, situasi tersebut dimanfaatkan oleh Persib, hingga berhasil menang atas tuan rumah berjuluk Serdadu Tridatu itu.
Sebagai informasi, Johnny Jansen adalah pelatih asal Belanda yang kini menukangi Bali United di Super League.
Terbaru, Bali United besutan Johnny Jansen dilibas oleh Persib Bandung di Super League pada Sabtu 1 November 2025 tadi malam.
Gol tunggal Persib yang permalukan Bali United di Super League, dicetak oleh Andrew Jung pada menit 84.
Gol Andrew Jung itu tercipta, usai memanfaatkan umpan manis Beckham, yang merangsek melalui sisi kiri pertahanan Bali United.
Andrew Jung yang menunggu di kotak penalti, langsung menyambar sodoran bola dari Beckham itu, dan berubuah gol.
Skor 1-0 untuk kemenangan Persib atas Bali United, jadi akhir laga di stadion berkapasitas sekira 15.860 penonton itu.
"Pertandingan yang tidak mudah karena Persib memiliki peluang dari free kick dan corner," Ujar Jhony Jansen.
"Namun kami juga punya peluang yang bisa menjadi gol pertama melalui Rahmat Arjuna. Dan situasi berubah ketika kami terkena kartu merah," ungkap Johnny Jansen, dikutip TribunKaltara.com dari laman resmi Bali United, pada Minggu 2 November 2025.
Mirza Mustafic sendiri dimasukan pada babak kedua tepat menit 65, dan berada 4 menit di lapangan saja sebelum diusir oleh wasit Irfan Wahyu Wijanarko.
Gelandang nomor 10 itu dianggap melakukan upaya mencederai lawan. Namun Johnny Jansen menilai ada keputusan wasit yang kurang tepat saat momentum tersebut.
"Saya pastinya kecewa dengan kartu merah itu karena mengubah jalannya pertandingan. Sebelum adanya kartu merah itu, wasit harusnya melihat pelanggaran yang terjadi kepada Boris," terang Johnny Jansen
Tertinggal 0-1 dari tamunya, Serdadu Tridatu kembali mendapatkan peluang yang hampir berbuah gol dari Kadek Agung di penghujung babak kedua.
Sayang, tandukannya melalui sepak pojok masih mampu ditepis Teja Paku Alam di bawah mistar gawang Maung Bandung.
"Kami masih terus berproses dalam tim terutama dalam mengembangkan permainan tim ini. Saya kecewa dengan hasil pertandingannya, namun saya bangga dengan perkembangan tim ini yang terus menuju perkembangan yang baik," tutup Johnny Jansen
Kalah lawan Persib, bikin Bali United tertahan di posisi delapan klasemen Super League dengan 13 poin.
Sementara Persib, kini merangsek ke posisi tiga klasemen Super League dengan 19 poin.
Kini Persib menempel Persija yang ada di posisi runner-up klasemen Super League dengan 20 poin.
Sementara puncak klasemen Super League masih dikuasai Borneo FC dengan 24 poin.
Source : Tribunkaltara
Komentar