Tantang Persebaya Surabaya, Persija Jakarta Fokus Perkuat Sektor Pertahanan
Rentetan hasil buruk dalam tiga pertandingan terakhir membuat Persija Jakarta fokus membenahi sektor pertahanan jelang duel melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Super League 2025-2026, Sabtu (18/10/2025).
Hal itu diungkapkan langsung oleh pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, usai memimpin sesi latihan terbuka di Persija Training Ground, Sawangan, Jawa Barat, Rabu (15/10/2025).
Lini pertahanan memang menjadi sorotan utama dari tim berjuluk Macan Kemayoran itu.
Pasalnya, mereka kebobolan enam gol dalam tiga pertandingan terakhirnya.
Padahal, dalam empat pertandingan pertama sejak musim ini bergulir, Rizky Ridho dkk hanya kemasukan dua gol dan menjadi salah satu tim yang paling sedikit jumlah kebobolannya.
Sayangnya, sejak pekan kelima, pertahanan rapat itu mulai terkikis sehingga gawang Persija selalu bobol dalam tiga pertandingan terakhir.
"Kami lebih memfokuskan latihan pada organisasi pertahanan. Kami kemasukan banyak gol dalam beberapa pertandingan terakhir," kata pelatih asal Brasil kepada wartawan.
"Makanya, kami lebih fokus pada sektor pertahanan pada latihan hari ini," tambahnya.
Perbaikan di sektor belakang dirasa sangat penting bagi Mauricio Souza mengingat setelah ini mereka akan menghadapi Persebaya Surabaya pada laga tandang yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Meski saat ini Bajul Ijo masih menempati peringkat enam, namun tim asuhan Eduardo Perez merupakan tim yang konsisten di Super League musim ini.
Targetkan Poin di Kandang Persebaya
Namun Ernando Ari juga dikenal kuat ketika bermain di kandang. Bali United dan Semen Padang menjadi dua dari tiga lawan yang telah merasakan keganasan Bajul Ijo ketika tampil di hadapan pendukung sendiri.
"Persebaya adalah kandidat kuat untuk mencapai puncak klasemen dan bertarung memperebutkan gelar. Selalu ada hasil bagus dalam setiap pertandingan," ujar Mauricio Souza.
Berkaca dari kemampuan lawan, eks juru taktik Madura United itu pun menekankan kepada anak-anak asuhnya agar bisa menjaga fokus sepanjang pertandingan dalam bertahan serta menyerang.
Tujuannya, agar Persija bisa membawa pulang hasil terbaik dari Surabaya.
"Kami harus benar-benar fokus. Menjadi tim solid dalam bertahan. Mampu memanfaatkan peluang yang kami ciptakan," kata juru taktik 51 tahun.
"Jika bisa melakukannya, kami memiliki kesempatan besar untuk keluar dari sana dengan hasil yang maksimal," jelasnya.
Komentar
Posting Komentar