Umuh Muchtar Beri Peringatan Keras kepada Manajemen Baru Persib Bandung: Jangan Sakiti Hati Bobotoh
BOLAGSIA BANDUNG - Persib Bandung kembali menjadi perhatian publik menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2026/2027. Di tengah kesibukan klub memperkenalkan sejumlah pemain anyar, muncul pernyataan tegas dari Komisaris Persib, Umuh Muchtar, yang menyoroti kondisi internal manajemen.
Dalam keterangannya, Umuh mengingatkan seluruh pihak yang baru bergabung di jajaran pengelola klub agar tetap menghargai sejarah serta perjuangan banyak orang yang telah membesarkan Persib selama puluhan tahun. Menurutnya, keberhasilan Maung Bandung tidak lahir dari kerja satu atau dua individu saja, melainkan hasil perjuangan bersama.
“Jangan merasa paling punya atau paling depan. Saya ini sudah banyak berkorban untuk Persib,” tegas Umuh Muchtar usai mengumumkan dua pemain baru di Grey Art Braga Bandung.
“Jadi hati-hati, jangan melukai hati saya dan jangan juga melukai hati bobotoh,” lanjut Umuh Muchtar.
Umuh Muchtar Minta Manajemen Tetap Rendah Hati
Saat menghadiri acara perkenalan dua pemain baru di kawasan Grey Art Braga, Bandung, Umuh menyampaikan pesan agar tidak ada pihak yang merasa paling berkuasa atau paling berjasa di dalam klub.
Ia menegaskan bahwa dirinya telah memberikan banyak pengorbanan untuk Persib selama bertahun-tahun. Karena itu, seluruh elemen klub diharapkan menjaga kebersamaan serta menghormati semua pihak yang telah berkontribusi terhadap perjalanan Persib.
Menurut Umuh, semangat kekeluargaan harus tetap menjadi fondasi utama dalam menjalankan organisasi, terutama ketika klub sedang membangun kekuatan baru untuk menghadapi musim kompetisi mendatang.
Soroti Komunikasi Internal Klub
Selain memberikan peringatan, Umuh juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih ada sejumlah sosok di lingkungan PT Persib yang belum dikenalnya secara langsung. Hal tersebut dinilai menunjukkan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang lebih baik di dalam struktur organisasi klub.
Ia berharap seluruh jajaran manajemen dapat saling mengenal, bekerja secara terbuka, dan mengedepankan kepentingan Persib dibanding kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Sampai sekarang pun masih banyak yang saya tidak kenal (di dalam PT Persib) karena belum diperkenalkan,” tegas Umuh.
Umuh bahkan menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam apabila menemukan pihak-pihak yang dinilai tidak memiliki tujuan jelas dalam membangun Persib.
“Saya tidak akan diam. Saya akan menghentikan orang-orang yang tidak jelas di Persib,” imbuh Umuh.
Pesan untuk Menjaga Hati Bobotoh
Dalam kesempatan yang sama, Umuh juga mengingatkan agar tidak ada kebijakan ataupun tindakan yang dapat mengecewakan para bobotoh. Baginya, suporter merupakan salah satu pilar utama yang membuat Persib berkembang menjadi salah satu klub terbesar di Indonesia.
Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga kepercayaan para pendukung yang selama ini selalu memberikan dukungan, baik saat klub meraih prestasi maupun ketika menghadapi masa-masa sulit.
Apresiasi untuk Media dan Pendukung Persib
Di akhir pernyataannya, Umuh menyampaikan rasa terima kasih kepada media, bobotoh, sponsor, serta seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanan Persib Bandung.
Menurutnya, kebesaran Persib merupakan hasil kerja kolektif banyak pihak. Kepemilikan saham memang menjadi bagian penting dalam pengelolaan klub, namun perjalanan panjang Persib tidak akan pernah lepas dari kontribusi para pendukung, tokoh klub, pemain, pelatih, dan masyarakat yang selalu memberikan dukungan.
“Saya berterima kasih kepada media, para pendukung Persib, dan semua yang ikut mendukung. Tanpa kalian, Persib tidak akan menjadi klub sebesar sekarang,” tutur Umuh.
“Jadi yang berperan itu banyak, bukan hanya karena punya saham. Semua bergerak untuk memajukan Persib,” Pungkasnya.
Dengan kompetisi musim 2026/2027 yang semakin dekat, pernyataan Umuh Muchtar menjadi pengingat bahwa menjaga soliditas internal sama pentingnya dengan membangun kekuatan tim di lapangan. Persib diharapkan mampu mempertahankan budaya kebersamaan sehingga dapat kembali bersaing di papan atas dan memenuhi harapan jutaan bobotoh di seluruh Indonesia.
TAG TERKAIT
Komentar