Dejan Antonic Kecewa, Sebut Kekalahan dari Arema Jadi Pelajaran Berharga untuk Semen Padang

BOLAGSIA PADANG – Pelatih kepala Semen Padang FC, Dejan Antonic, mengaku kecewa atas hasil yang diraih timnya usai takluk 1-2 dari Arema FC pada laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion H Agus Salim Padang, Senin (3/11/2025) malam.

Pertandingan yang dipimpin wasit Nendi Rohaendy itu menjadi kekalahan kedelapan bagi Kabau Sirah dari sepuluh laga yang sudah dijalani musim ini.

Usai laga, Dejan menyampaikan rasa sedih dan kecewanya karena tim sudah bekerja keras selama persiapan sepekan penuh.

“Saya kecewa dan sedih karena minggu kemarin kita persiapkan pemain bagus sekali, dari Senin sampai Senin pemain berkerja luar biasa,” ujar Dejan Antonic kepada wartawan usai pertandingan.

Dejan menilai, pada pertandingan itu anak asuhnya tidak menjalankan instruksinya dengan baik di babak pertama, namun mampu bangkit dan menunjukkan permainan yang jauh lebih baik di babak kedua.

“Babak pertama mungkin kita tidak masuk dari yang kita kasih instruksi. Tapi saya respect untuk Arema. Hari ini Semen Padang punya dua muka pada babak pertama dan babak kedua,” ungkapnya.

“Babak kedua kita ubah permainan, bikin ritme pertandingan lebih cepat, dan hampir bisa dapat hasil bagus. Kita bisa 2-2 kejar, tapi belum rezeki kita,” tambahnya.

Pelatih asal Serbia itu menegaskan bahwa Semen Padang saat ini masih dalam proses pembentukan tim, namun ia yakin hasil positif akan segera datang.

“Tim ini sedang dalam proses, tapi puji Tuhan prosesnya positif. Saya dan teman-teman semua percaya kita bisa keluar dari masalah ini. Waktunya mepet, tapi sebentar lagi kita akan berubah banyak,” ujarnya.

Dejan juga menyampaikan terima kasih kepada suporter yang tetap setia mendukung tim di tengah tekanan besar akibat rentetan hasil negatif.

“Terima kasih untuk suporter, mereka pemain ke-12 bagi kami. Kita sudah berupaya, punya banyak peluang, tapi hasil belum berpihak. Sekali lagi, selamat untuk Arema, ini jadi pelajaran bagi kami untuk lebih baik,” ucapnya.

Pelatih berusia 56 tahun itu menegaskan bahwa laga berikutnya kontra Borneo FC, yang kini memuncaki klasemen, akan menjadi tantangan besar bagi timnya.

“Besok kita akan perbaiki, karena lawan Borneo itu pertandingan berat sekali. Tapi semoga kita bisa tampil lebih bagus dan dapat poin,” tutup Dejan.



Source : Tribun Padang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asal Usul Umuh Muchtar Kekayaan: Dari Kredit Celana ke Sultan Tanah Bandung

Legenda Liverpool Muak Premier League Isinya Cuma Taktik Pratama Arhan

Sosok Soufian Asafiati, Agen Patrick Kluivert Kelahiran Maroko Pengusaha Bidang Olahraga